Wednesday, February 9, 2011

Giliran Lutut jadi Pusat Perhatian

SHUTTERSTOCK Khawatir lutut tidak sedap dipandang membuat orang-orang makin memusingkan penampilan lutut. Artikel Terkait: Sepatu "Ankle Strap" Bikin Kelihatan Pendek? Aturan Berbusana Si Tubuh Besar di Tengah Jalan Mundur Ternyata Bermanfaat Begini Cara Selebriti Hollywood Tetap Ramping Sehat Pengecilan Kaki, Operasi Plastik yang Lagi Tren GramediaShop : Musim Berburu - Open Season GramediaShop : Harry Potter #6 Senin, 7/2/2011 | 14:06 WIB

KOMPAS.com - Tahun lalu, istilah "cankles" sempat merebak. Istilah ini menggambarkan pergelangan kaki yang tebal. Seketika pula para artis dan selebriti berlomba-lomba membuat pergelangan kaki mereka seindah mungkin supaya tidak dicemooh. Tak heran, begitu banyak operasi kaki yang meminta pengurangan lemak pada bagian tersebut. Tahun ini, giliran lutut yang akan menjadi pusat perhatian.

Seakan tak cukup untuk memusingkan lengan atas supaya tidak bergelambir, perut bebas dari lemak, bokong penuh secukupnya, hingga pergelangan kaki ramping, kini lutut pun harus tampil sempurna.

Lutut, mungkin bukan bagian tubuh yang paling diutamakan untuk dijaga dan dirawat sungguh-sungguh. Tetapi, baru-baru ini, dunia makin mengarahkan perhatian ke lutut. Lutut memungkinkan kita untuk menekuk tubuh, berlari, berjalan, memanjat, dan banyak lainnya. Tanpa lutut yang sehat, kita akan sulit bergerak.

Dikutip dari Stylelist, dr Paul Friedman, dermatolog, mengatakan bahwa karena celana dan rok pendek makin banyak digemari, lutut yang cantik akan jadi perhatian utama selain pergelangan kaki. Menurut Friedman, kini makin banyak perempuan yang datang ke ahli kulit untuk mempercantik kulit lututnya. Bahkan 10 persen dari pasien yang datang kepadanya minta prosedur perbaikan kontur lutut.

Alasannya cukup beragam, menurut Friedman, ada yang mengkhawatirkan jaringan lemak pada lutut, khususnya di bagian sisi dalam lutut (yang bersinggungan satu sama lain), dan bagian atas lutut. Pasien lainnya meminta pengencangan kulit lutut dan paha. Sebagian lainnya meminta perbaikan warna kulit lutut yang bisa disebabkan oleh trauma (gesekan, kecelakaan, dan lainnya).

Menurut juru bicara merek suplemen kesehatan Usana, Kathy Kaehler, saat ini banyak perempuan yang tidak puas dengan penampilan lututnya. Banyak yang merasa karena lututnya yang tidak cantik itu mereka terpaksa mengenakan celana panjang terus menerus dan tidak bisa mengenakan celana atau rok pendek. Kalau mereka cuek mengenakan celana atau rok pendek, semua mata akan memandang lutut tak sedap dipandang mereka, dan itu membuat mereka kesal.

Biasanya, masalah yang dihadapi adalah kulit menggelayut, benjolan, guratan-guratan, penumpukan lemak, kulit hitam, dan lainnya. Ahli tata rias selebriti, Scott Barnes juga mengiyakan hal tersebut, "Saat ini saya melihat banyak perempuan yang mencari cara tambahan untuk menguruskan badan atau membuat kakinya makin kecil, dan ini termasuk bagian lutut, supaya terlihat mulus dan halus."


NAD

Editor: Nadia Felicia

READ MORE - Giliran Lutut jadi Pusat Perhatian

Mempercantik Lutut

SHUTTERSTOCK Scrubbing dan pemberian krim pelembab penting untuk memperindah kaki dan lutut. Artikel Terkait: Giliran Lutut jadi Pusat Perhatian Gestur Kaki Menunjukkan Siapa Anda Jalan Mundur Ternyata Bermanfaat Risiko High Heels untuk Bumil Mengatasi Kuku yang Menguning GramediaShop : The Rossetti Letter GramediaShop : Tembakan Ganda Senin, 7/2/2011 | 15:27 WIB

KOMPAS.com - Setelah pergelangan kaki ramping yang jadi salah satu syarat kaki seksi, kini lutut cantik dan indah juga masuk sebagai salah satu syaratnya. Mari rawat dengan tepat supaya terlihat memikat. Begini tipsnya:

Latihan
Ada banyak latihan penguatan khusus lutut dan pergelangan kaki. Tetapi latihan kardio dan kekuatan masih menjadi aktivitas terbaik untuk melatih lutut. Mulai dari berjalan kaki cepat, berlari, lompat tali, naik-turun tangga, dan aktivitas yang memompa jantung bisa membantu pembakaran kalori dan lemak. Namun, perlu diketahui, akan sangat sulit untuk membakar lemak di bagian lutut itu, jika Anda melakukan olahraga yang disebutkan tadi, lemak di bagian tubuh lain bisa jadi akan ikut terbakar.

Latihan kekuatan, seperti squat (jongkok), tekuk lutut, dan mengangkat kaki adalah gerakan-gerakan yang ideal untuk membentuk kaki. Semakin berbentuk kaki Anda, makin kecil kemungkinan lutut terlihat "turun". Disarankan untuk melakukan latihan gerakan lutut sekitar 2 set masing-masing 12 pengulangan gerakan setengah jongkok. Tambahkan tantangan dengan tambahan beban dumbbell 2,5 kg di kedua tangan yang diarahkan lurus di depan tubuh.

Apalagi jika menjaga asupan makan agar bobot tubuh tidak kembali menggembung atau melebihi berat ideal. Berat tubuh berlebih bisa terlihat di sekitaran lutut.

Produk kecantikan
Kulit lutut umumnya lebih kasar ketimbang bagian lain pada tubuh. Pelembaban dan pengangkatan sel kulit mati adalah bagian penting dalam perawatan kecantikan kulit lutut. Pastikan Anda melakukan scrubbing rutin dan memberikan pelembab yang kaya krim.

Non-operasi
Jika upaya-upaya alami tadi belum berhasil, beberapa wanita memilih cara lain, salah satunya dengan body wrap (bungkus badan) dengan alat khusus untuk kemudian dipanaskan dengan infra merah atau getaran. Cara ini dipercaya bisa membuang cairan berlebih pada sekitar lutut.

Perawatan-perawatan radiofrequency juga sering dijadikan alternatif untuk mengencangkan kulit dengan menstimulasi produksi kolagen. Cara lain, adalah dengan penyinaran laser untuk memperbaiki bekas luka, atau disuntikkan filler supaya lutut terlihat lebih berisi dan kenyal.  

Untuk memperbaiki kulit kehitaman di sekitar lutut, umumnya digunakan krim-krim oles yang berfungsi sebagai pemutih kulit. Tentu perlu resep dari dokter untuk mendapatkan takaran yang tepat.

Operasi plastik
Untuk mereka yang ingin hasil instan (dan uang yang banyak), pilihan operasi plastik adalah salah satu alternatif. Penyedotan lemak adalah salah satu pilihan untuk memperbaiki masalah penumpukan lemak di sekitar lutut. Namun, perlu diketahui, lemak-lemak di sekitar lutut tersebut memiliki fungsi bagi lutut, yakni memberi sokongan otot paha depan. Jika lemak tersebut disedot terlalu banyak, otot paha depan tersebut berisiko turun dan makin terlihat parah.

 


NAD

Editor: Nadia Felicia

READ MORE - Mempercantik Lutut

4 Perawatan Tubuh yang Wajib Dilakukan

WARDAH FAJRI Facial sebaiknya menyeluruh bukan hanya fokus pada wajah saja. Artikel Terkait: Kesehatan Gigi Bisa Berdampak Sistemik Hilangkan Stres dengan Pijat 5 Alasan Ibu Bekerja Perlu Pijat Pijat Refleksi Lancarkan Aliran Darah 5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Facial GramediaShop : Bloodlust GramediaShop : Raksasa Besar Yang Baik Senin, 31/1/2011 | 11:24 WIB

KOMPAS.com - Langkah preventif lebih menjadi prioritas untuk menyeimbangkan gaya hidup kekinian. Berbagai penyakit menjadi ancaman kesehatan dengan kondisi lingkungan yang tak menentu atau pola makan yang tak teratur. Selain diet sehat dan berbagai upaya pencegahan lain untuk menjaga tubuh tetap fit, terdapat sejumlah perawatan fisik yang juga menyehatkan.

Dari penelusuran dengan sejumlah pakar, ada empat perawatan fisik yang menyehatkan sekaligus membuat perempuan merasa cantik luar dalam.

1. Massage
Siapa yang tak suka dipijat dengan aromaterapi yang membuat tenang, dengan suasana ruangan yang nyaman dan bikin rileks? Ditambah lagi dengan iringan musik lembut sesuai selera? Pelayanan spa semakin menjamur hingga di pusat kota karena memang pasarnya tersedia. Banyak pekerja yang ingin melepas penat usai bekerja dengan dipijat.

Pakar estetika Lena Bratschi mengatakan pijat punya manfaat besar bagi tubuh. "Melakukan pijat secara teratur tak hanya mengurangi ketegangan tubuh, namun juga bisa membantu kerja sistem kekebalan dalam tubuh yang berfungsi vital untuk kesehatan tubuh secara utuh. Pijatan membuang racun dan sisa metabolisme yang tak berguna dari dalam tubuh melalui kelenjar getah bening. Penggunaan minyak esensial tertentu juga terbukti selama ribuan tahun untuk mendetoksifikasi tubuh dan melemaskan otot yang kaku," jelas Bratschi.

Berapa kali sebaiknya tubuh dipijat? Menurut Bratschi, pijatan yang dilakukan hanya sesekali waktu bisa memberikan manfaat positif bagi tubuh. Apalagi jika dilakukan teratur. "Bagi orang yang sering merasakan ketegangan pada tubuh karena tekanan pekerjaan atau aktivitas hariannya sebaiknya melakukan pijat seminggu sekali. Sayangnya banyak orang yang lupa merawat dirinya, padahal melakukan pijat sebulan sekali saja bisa membuat tubuh lebih segar dan kembali berfungsi dengan baik dalam aktivitas harian. Perawatan pijat juga memberikan waktu bagi diri sendiri untuk rileks. Jika dilakukan dengan benar, perawatan ini bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental," jelasnya.

Dampaknya jika tidak melakukan massage? Bratschi mengatakan stres itu pembunuh. Katanya, banyak orang yang beraktivitas dengan ketegangan pada banyak bagian dari tubuhnya. Ketegangan ini memengaruhi banyak hal seperti sirkulasi darah dan bahkan temperamen seseorang, tambahnya. Kondisi ini, jika dibiarkan, akan memengaruhi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

2. Memeriksakan kulit
Mengunjungi dermatologis menjadi salah satu agenda yang perlu dicatat perempuan untuk merawat kesehatan dirinya.Sejumlah penyakit bisa terdeteksi dari kondisi kulit luar Anda. Jadi perihal memeriksakan kesehatan kulit ke dermatologis bukan sekadar bicara kecantikan saja.

"Kulit terluar merepresentasikan kondisi di dalam tubuh. Penyakit dalam seperti jantung dan kanker lambung, bisa dianalisa dari pemeriksaan kulit oleh dermatologis," jelas Dr Craig Austin, dermatolog di New York.

Dr Austin menyarankan, saat memeriksakan kulit ke dermatolog sebaiknya minta screening tubuh. Karena bisa jadi proses ini bisa mendeteksi sejumlah penyakit seperti melanoma (kanker kulit yang kronis) lebih dini.

Berapa kali harus periksa kesehatan kulit? Setidaknya satu tahun sekali, saran Dr Austin. Kecuali kondisinya Anda memiliki riwayat terdeteksi melanoma atau punya potensi atau berisiko tinggi terkena kanker kulit. Untuk dua kondisi ini, pemeriksaan di dermatologis harus dilakukan 2-3 kali dalam setahun. Sejumlah faktor yang memengaruhi risiko tinggi terkena melanoma di antaranya Anda berkulit putih, punya riwayat terbakar sinar matahari, kulit mudah terbakar, tinggal di daerah tropis, dan keluarga punya riwayat kanker kulit.

Dampak jika tak rutin memeriksakan diri ke ahli dermatologi? Dr Austin mengatakan, orang ini akan berisiko mengalami kematian karena kanker kulit. Terdengar terlalu keras memang, namun demikian faktanya. Begitu kanker masuk ke bagian dalam kulit, dia bisa menyebar ke bagian lain dari tubuh.

3. Facial
Kulit adalah organ terbesar yang dimiliki tubuh, karenanya perawatan kulit tak bisa disepelekan, kata Bratschi. "Dengan membersihkan, melembabkan, dan menjaga dengan cara yang benar agar kulit tidak dehidrasi, bisa meningkatkan kesehatan dan kondisi kulit, yang pada akhirnya membuat tubuh sehat secara keseluruhan," lanjutnya. 

Facial menjadi salah satu perawatan yang menyehatkan tubuh. Namun bukan sekadar facial yang berkonsetrasi pada wajah dan leher. Tetapi juga pada tangan, lengan, kaki, pundak, dan tempurung kepala yang menggabungkan aromaterapi dan pembuangan getah bening. Facial yang menyeluruh seperti ini membantu sistem kekebalan bekerja lebih maksimal dan membuang racun pada tubuh.

Seberapa sering harus facial? Bratschi menyarakan untuk melakukan facial sebulan sekali untuk menjaga kesehatan kulit. Namun frekuensinya bisa bertambah tergantung sejumlah kondisi. Seperti sering bepergian, tinggal di kawasan padat penduduk, terpapar polusi, tinggal di daerah beriklim panas atau dingin, atau memiliki pekerjaan dan kehidupan personal yang penuh tekanan.

Dampak jika mengabaikan facial? "Kulit Anda adalah refleksi terluar dari diri Anda," jelas Bratschi. Banyak faktor yang merusak kesehatan kulit seperti stres atau polusi. Kondisi inilah yang perlu diperhatikan dengan cara melakukan perawatan kulit secara teratur.

4. Memeriksakan gigi
Apakah jadwal bertemu dokter gigi masuk dalam agenda rutin Anda? Menemui dokter gigi secara rutin membantu Anda menjaga kesehatan mulut. Bukan hanya memutihkan, namun juga sebaiknya membersihkan gigi secara menyeluruh, kata Dr Jeff Golub-Evans, dokter gigi kosmetik.

"Segalanya berawal dari mulut. Mulut yang sehat memengaruhi kondisi fisik secara keseluruhan. Gigi dan gusi yang kuat membuat asupan nutrisi lebih maksimal dan membuat lebih percaya diri," jelasnya.

Berapa kali harus periksa gigi? "Idealnya, lakukan pemeriksaan gigi enam bulan sekali atau setidaknya satu tahun sekali," kata Golub-Evans. Namun lakukan perawatan yang benar di antara jadwal periksa ini. Yakni menyikat gigi dan membersihkan dengan benang gigi. Golub-Evans menyarankan, sebaiknya bersihkan gigi dengan serat atau benang gigi sebelum menyikat dan berkumur setiap malam. Saat pagi, cukup dengan menyikat gigi saja. Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, sebaiknya konsumsi buah dan sayur lebih banyak. Selain itu hindari makanan manis, alkohol, dan rokok. Zat asam bisa merusak gigi, jelas Golub-Evans.

Dampaknya jika malas periksa gigi?  "Bertambahnya usia memengaruhi kesehatan mulut. Dengan perawatan yang baik, gigi dan mulut bisa terhindar dari efek proses penuaan ini," jelas Golub-Evans. Lebih lanjut dijelaskan, bakteri dalam mulut bisa menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

"Masalah kesehatan yang banyak ditemui pada orang yang tidak memeriksakan gigi secara rutin adalah  radang gusi dan masalah rongga mulut yang disebabkan bakteri. Kebiasaan tidak memeriksakan gigi secara rutin juga berisiko pada gangguan pada tulang dan ompong," jelas Golub-Evans.


WAF

Editor: Dini

READ MORE - 4 Perawatan Tubuh yang Wajib Dilakukan

Tuesday, February 8, 2011

Kulit Cantik Para Selebriti Kelas Dunia

SHUTTERSTOCK Nicole Kidman (kiri) dan Delta Goodrem (kanan) menggunakan sedikit trik untuk membuat kulit mereka jadi lebih menarik dan sehat. Artikel Terkait: Tubuh Indah, Postur Buruk Selebriti Dunia 5 Seleb yang Jadi Korban KDRT Kala Selebriti Mengidam Botox Tak Lagi Diminati Selebriti? Mengintip Perawatan Rambut Selebriti GramediaShop : For The Love Of The Game GramediaShop : Sindrom Fatalis Gagalitus Senin, 31/1/2011 | 14:36 WIB

KOMPAS.com - Kulit para selebriti dan supermodel selalu terlihat sehat, cantik, dan halus. Tentu kita semua ingin tampil seperti mereka. Apa rahasia mereka? Berikut tips dari para ahli kecantikan mengenai kulit selebriti yang mereka tangani.

Wajah rupawan
Selalu bawa produk perawatan kulit Anda ke mana pun. Katrina Raftery, penata rias Delta Goodrem dan Janet Jackson ini menyarankan untuk selalu membawa krim eksfolian lembut khusus kulit wajah untuk mengangkat sel-sel kulit mati di lapisan teratas. Katrina biasa menggunakan krim ini setiap ia merasa kulitnya terlihat kusam. Menurutnya, eksfolian ini bisa membuka pori-pori dan membuat kulit terasa lebih nyaman, sekaligus memijat wajah.

Tetap alami
Ketika menyangkut bedak dan foundation, menurut para ahli, makin sedikit, makin bagus. Saran Kimberley Forbes, yang mendandani Portia de Rossi adalah untuk menggunakan bedak dan foundation sedikit mungkin. Ia lebih percaya bahwa kulit cantik akan makin bagus jika asupannya pun terjaga. Jika kulit bagus, maka tinggal mendandani mata dan bibir supaya lebih dramatis.

Tonjolkan yang ada
Liz Kelsh, penata rias Nicole Kidman dan Rose Byrne mengungkap rahasia membuat payudara para artis itu terlihat berisi, yakni dengan memberi pelembap di bagian belahan dada, dan sedikit bronzing agar terlihat lebih berisi dan seksi. Begitu pun di bagian lain yang ingin ditonjolkan, seperti tulang pundak, dan lainnya.

Tak masalah dengan kekurangan
Laura Dominique, yang mendandani wajah Nicky dan Simone Zimmermann mengatakan, tak segalanya harus ditutupi dengan make up. Contohnya, jika ada tanda lahir atau tahi lalat, tak perlu lalu ditutupi semuanya dengan foundation tebal. Rona alami wajah akan memberi kesan muda dan segar.

Olahraga
Anda tentu tahu, bahwa olahraga membantu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Oksigen yang terdistribusi dengan bagus akan membantu membuat kulit terlihat lebih seksi dan sehat. Tambahkan dengan produk kulit wajah yang tepat, maka kulit cantik pun akan menjadi milik Anda.


NAD

Editor: Nadia Felicia

READ MORE - Kulit Cantik Para Selebriti Kelas Dunia

Supaya Pinggul Besar Terlihat Lebih Ramping

ASOS Kemeja putih, rok pensil, dan wrap dress adalah beberapa "fashion item" yang selalu "in" dan cocok untuk bentuk tubuh yang besar di pinggul. Artikel Terkait: Bentuk Tubuh yang Tren di 2011 "Lingerie" Tepat Sesuai Bentuk Tubuh Padu Padan Busana untuk Si Tubuh Mungil Bentuk Celana Tepat untuk Si Tubuh Pir Memilih Model Tas Sesuai Bentuk Tubuh GramediaShop : The Tales Of Beedle The Bard GramediaShop : Charmed Life Senin, 31/1/2011 | 20:08 WIB

KOMPAS.com - Jika Anda selalu merasa pinggul Anda sulit untuk "berkompromi" dengan keseluruhan penampilan, Anda tidak sendiri. Ada banyak perempuan yang merasa seperti itu. Supaya tidak selalu bingung bagaimana mendandani anugerah Sang Maha, contek tips-tips berikut ini:

Celana
Bagi pemilik pinggul berlekuk, berbelanja celana panjang lumayan menyulitkan. Namun jika Anda tahu gaya apa yang bisa membuat penampilan Anda terlihat lebih menarik, tak sulit kok memadupadankannya:

* Bagian depan lurus. Gaya ini adalah pilihan paling tepat karena karena tidak akan menumpuk di bagian depan pinggul akibat lipit di depan paha. Celana pipa juga bisa menyeimbangkan bagian bawah tubuh yang cenderung "berlebih" dengan memberi kesan visual yang merampingkan.

* Jauh-jauh dari rok high-waisted atau celana runcing karena bisa makin memperjelas bentuk tubuh pir. Jika Anda suka celana skinny, padankan dengan atasan tunik yang menyembunyikan pinggul besar.

* Tipe celana jins yang paling tepat adalah tipe boot cut untuk menyeimbangkan bagian bawah tubuh. Untuk makin terlihat ramping, pilih yang warnanya gelap, seperti indigo atau hitam.

Rok
Secara umum, rok lebih memberikan kemudahan padanan bagi orang yang memiliki bentuk pinggul besar. Berikut adalah hal-hal yang patut diperhatikan:

* Rok A-line membuat pinggul terlihat lebih ramping. Triknya adalah untuk memilih rok A-line yang tidak terlalu membesar di bagian bawah, karena kalau terlalu membesar, akan memperparah proporsi tubuh.

* Rok selutut secara umum akan terlihat bagus. Jika Anda memiliki betis yang cenderung "penuh", sebaiknya hindari rok yang panjangnya hingga tengah betis (midi skirt).

* Hindari gaya berbusana yang "menyangkut" di pinggang, seperti potongan bias atau rok pensil ketat. Jauhi pula detail berlebihan di sekitaran pinggul, seperti lipit atau kantung.

* Pilihan lain; rok ikat dan gaya draping. Padankan dengan sepatu dengan hak tinggi untuk membuat penampilan Anda terlihat lebih jenjang.

Dress
Dress mampu membuat tubuh berlekuk terlihat seksi dan feminin. Pilihan yang tepat:
* Dress halterneck, toga, atau strapless yang mengekspos pundak, memamerkan bagian perut yang ramping, serta bagian dada yang indah.

* Pastikan ada ruang cukup di bagian pinggal. Pilihan terbaik adalah dengan model dress yang memeluk daerah dada dan pinggang, lalu sedikit melebar di bagian bawah, seperti tipe empire waist.

* Cari dress dengan lipit, manik-manik, atau detail lain di bagian atas, pastikan bagian bawah tubuh bebas dari detail.


NAD

Editor: Nadia Felicia

READ MORE - Supaya Pinggul Besar Terlihat Lebih Ramping

Relaksasi dengan Garam Mandi

SHUTTERSTOCK Larutan garam dengan air hangat bisa menghilangkan pegal pada kaki. Dengan formulasi khusus, garam laut atau garam dapur juga bisa diracik menjadi garam mandi yang bikin rileks. Artikel Terkait: 4 Cara Mudah Siapkan Kamar Mandi Jadi Tempat Relaksasi Teknik Relaksasi untuk Kecantikan Kulit GramediaShop : Shanimuni Go 25 GramediaShop : Bleach 01 Rabu, 2/2/2011 | 12:08 WIB

KOMPAS.com - Jangan sepelekan garam mandi di dapur Anda. Benda kecil ini punya manfaat besar untuk perawatan kesehatan tubuh. Apalagi jika garam yang mengandung mineral tinggi ini diformulasikan dengan minyak esensial aneka aroma, surfaktan, dan enzim. Pusat Teknologi Farmasi dan Medika BPPT mengambil manfaat ini dengan menciptakan garam mandi.

Saat badan terasa lelah dan otot tegang, garam mandi ini memberikan kesegaran yang berdampak pada kesehatan dan kecantikan.

"Sebaiknya gunakan garam mandi saat badan terasa capek atau letih sehingga dampaknya terasa maksimal. Tubuh seperti dipijat," jelas peneliti Idah Rosidah, MSi, Apt, dalam talkshow bertema "Kemandirian Industri dalam Melestarikan Budaya Pemeliharaan Kesehatan Wanita Indonesia" di Auditorium BPPT, Jakarta Pusat, Rabu (2/2/2011).

Idah menjelaskan, garam mandi mengandung garam mineral, enzim, minyak esensial, pewangi, dan pewarna. Sebagai produk kosmetika, bahan yang digunakan dalam pembuatan garam mandi ini memenuhi persyaratan keamanan kosmetika. Pewarna misalnya, kata Idah, menggunakan pewarna khusus untuk kosmetik yang aman dan bukan pewarna tekstil. Tak sulit juga membuat garam mandi sendiri. Dengan sejumlah bahan yang bisa didapatkan dari toko bahan kosmetika, Anda bisa meracik sendiri di rumah.

"Garam mandi bisa diracik dengan menggunakan garam dapur atau garam laut, lalu dicampurkan minyak esensial dengan aroma sesuai selera," jelas Idah. Campuran minyak esensial, katanya, memberikan tambahan manfaat yakni tubuh lebih rileks.

Cara penggunaan garam mandi
Jika Anda menemukan produk garam mandi di pasaran, atau memesan langsung produk lokal hasil rekayasa BPPT, terdapat sejumlah pilihan cara pemakaiannya.

* Larutkan garam mandi (isi 25 gram), 1-2 botol ke dalam air hangat kurang lebih 150 liter (bathtub) untuk berendam.
* Larutkan garam mandi (isi 25 gram), 1 botol ke dalam air hangat kurang lebih 30 liter pada wadah ember untuk merendam kaki.

"Jika tak ada bathtub di rumah, garam mandi juga bisa dilarutkan pada ember dalam ukuran besar, lalu digunakan untuk mandi," jelas Idah.

Garam mandi formulasi dari BPPT ini tersedia dengan sejumlah pilihan aroma seperti green apple, jasmine, lemon, rose, lavender, dan bergamot.

Manfaat garam mandi
Garam mandi yang diformulasikan oleh peneliti lokal BPPT ini berbeda dengan produk yang ada di pasaran. Produk ini bukan sekadar garam mandi yang diberi pewarna dan aromaterapi. Secara umum garam mandi memiliki khasiat membersihkan tubuh saat mandi berendam, menimbulkan suasana rileks, dan menurunkan stres.

Sementara kandungan mineral garam mandi, jelas Idah, berfungsi untuk melenturkan ketegangan otot, mengurangi rasa nyeri otot, menurunkan gejala inflamasi, serta menyembuhkan infeksi. Sementara, garam mandi dengan kandungan enzim berkhasiat bagi kecantikan. Manfaatnya, membersihkan, menghaluskan, dan melembutkan kulit (cleansing), memacu pertumbuhan sel kulit, meremajakan, dan menjaga kelembutan kulit.


WAF

Editor: Dini     Font: A A A Rate   --> Loading...   Kirim Komentar Anda #comment_list div.pd_5 { padding:5px 0; } Loading data..   Kirim Komentar Anda Silakan login untuk kirim komentar Anda. Komentar Kirim Batal Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. -->-->--> -->-->

About Kompas.com | Advertise With Us | Info iklan | Privacy policy | Terms of use | Karir | Contact Us© 2008 - 2011
READ MORE - Relaksasi dengan Garam Mandi

Monday, February 7, 2011

Calcium and Vitamin Supplementation Reduce the Risk of Breast Cancer

ByTroy A ShanksPlatinum Quality AuthorTroy A Shanks
Level: Platinum

Troy Shanks is a successful internet business entrepreneur who has concentrated his entire career on promoting health products. He is more than happy to share ... Article Word Count: 494[View Summary]Comments (0)

After you get older, your body system calcium calls for changes. You start out needing a variety of well balanced meals full of calcium mineral, to carry on staying healthy and balanced. Fairly recently, researchers built a new Food Pyramid for the people of every certain age group. This pyramid displays us that the consumption of not less than 3 dishes having calcium-rich elements will fulfill the standard calls for calcium as well as Vitamin D. Soon after a precise age, supplemental calcium is needed to protect yourself from the bone condition referred to as osteoporosis. Calcium is crucial to help keep your bones robust. Simply because you age, you lose important nutrients in your bone tissues. They'll begin becoming much more fragile and to break a lot easier. Help make your bones strong simply by taking in calcium-rich foods, such as dairy products, broccoli and peas. Orange juice can be another easy way to receive calcium.

Your options of calcium supplements in many cases are challenging actions.

Consuming health food and calcium health supplements could decrease women's chance of breast cancers up to 40 %, based on research carried out by scientists at the Ponce School of Medicine from Puerto Rico, and also displayed in the yearly conference of the American Association for Cancer Research.

"It is not an immediate effect. You don't take a vitamin today and your breast cancer risk is reduced tomorrow," specialist Jaime Matta stated. "However, we did see a long-term effect in terms of breast cancer reduction."

The experts performed the research on 457 healthy females and 268 having breast cancers, every one of whom has been consuming vitamin and mineral health supplements within the last 5 years. The ladies filled in a set of questions concerning which minerals and vitamins they have been using, just how frequently they used them, and of course, if they have been still using them.

Then they required biological samples of every single female's blood and calculated the woman's DNA's capacity to restore by itself from deterioration.

"This process involves at least five separate pathways and is critical for maintaining genomic stability," Matta said. "When the DNA is not repaired, it leads to mutation that leads to cancer."

The scientists discovered that calcium nutritional supplements substantially improved a lady's DNA restoration ability. Consuming calcium supplements as well reduced a woman's chance of breast cancers by 40 %, and the other nutritional vitamin supplements reduced it also by another 40 %.

Ladies who stood a reduced DNA restore ability, a relatives background of breast cancer, with no record of breastfeeding has been almost all more prone to be afflicted by breast cancer. Once the scientists realigned for calcium's influence on DNA restoration ability, they discovered minor leftover impact on breast cancer danger.

This shows that calcium aids in preventing types of cancer by improving DNA's capacity to recover from deterioration. The mechanisms through which vitamin supplements defend the body against most cancers were not really identified.

When you are fighting for your health and well being, it is also essential to be informed on all the natural supplements available. Check out the calcium supplements we provide. They are high-quality and totally natural compounds, created to improve the quality of life!

Troy Shanks is a successful internet business entrepreneur who has concentrated his entire career on promoting health products. He is more than happy to share with you all the information gathered over these years, and also to guide you in finding the health plan that suits you best. The companies working with Troy Shanks are only the top ones, companies which are proven to be the most trustworthy and reliable on the market, and for which quality has always been the main goal.

Article Source:http://EzineArticles.com/?expert=Troy_A_Shanks

Like This Article?FacebookTwitterStumbleUponDeliciousFriendFeedDiggAdd A CommentSend To FriendsPrint This ArticleAdd To FavoritesSuggest A TopicEzinePublisherReport ArticleCite this ArticleCloseMLA Style Citation:
Shanks, Troy A.".".30 Jan. 2011EzineArticles.com.6 Feb. 2011 .APA Style Citation:
Shanks, T. A. (2011, January 30). . Retrieved February 6, 2011, from http://ezinearticles.com/?Calcium-­and-­Vitamin-­Supplementation-­Reduce-­the-­Risk-­of-­Breast-­Cancer&id=5822870Chicago Style Citation:
Shanks, Troy A. "." EzineArticles.com. http://ezinearticles.com/?Calcium-­and-­Vitamin-­Supplementation-­Reduce-­the-­Risk-­of-­Breast-­Cancer&id=5822870CloseRecommend This ArticleFrom:To:Message:
Send

Most Recent EzineArticles from the Cancer:Breast-Cancer Category:

Excess Belly Fat Can Increase Breast Cancer RisksLow Vitamin D Levels Identified As Breast Cancer Risk FactorNaturopathic Methods of Treating Breast CancerClarifying the Stages of Breast CancerBreast Cancer Facts - Learn the Real Truth About This DiseaseBreast Cancer Risks and Prevention - Know the Facts and Save Your LifeBreast Cancer in MenBreast Cancer Self-AwarenessRecovery From Breast Cancer SurgeryCare Before and After Radiation TherapyCare of Women Undergoing ChemotherapyBreast Self ExaminationBreast Cancer: An Overview Part IIThe Effect of Body PH on Breast CancerHow the Professionals Diagnose Breast CancerMore...

More Related EzineArticles:

Soy - For Bone, Heart, Breast and Prostate HealthTop 5 Supplements For Breast Cancer PreventionBreast Cancer Prevention StrategiesBreast Cancer Nutrition - An Important Role in the Prevention of Breast CancerAlternative Breast Cancer TreatmentsBreast Cancer and ExamsBreast Cancer and OsteoporosisMulti Vitamins For Women Increase Risk of Breast CancerNatural Cancer Supplements - What Are the Best Vitamins to Reduce Breast Cancer?New Study Finds That Multivitamins and Calcium Slash Breast Cancer RiskMore...

Most Viewed EzineArticles in the Cancer:Breast-Cancer Category (100 days)

How To Prevent Breast Cancer NaturallyThe Symptoms of Breast CancerWarning Signs of Breast Cancer in Young WomenI Found a Lump in My Breast - Now What?Stage 4 Breast Cancer Survival RateBreast Cancer And The Root Canal: What Your Dentist May Not Know About The Root CanalThe Inflammatory and the Metastatic Breast CancerStage 3 Breast Cancer Survival RatesBreast Cancer Diagnosis Vs Prognosis - Why It's Important to Understand The DifferenceBreast Cancer Treatment - Cause and CureMore...

Most Published EzineArticles in the Cancer:Breast-Cancer Category (60 days)

Treatment of Advanced Breast CancerCare of Women Undergoing ChemotherapyBreast Self ExaminationHow the Professionals Diagnose Breast CancerBreast Cancer FoundationBreast Cancer - More Than Just a DiseaseSick and Poor in AmericaClarifying the Stages of Breast CancerArtemisin Breast CancerThe Effect of Body PH on Breast CancerMore...

 

This article has been viewed 6 time(s).
Article Submitted On: January 30, 2011


© EzineArticles.com - All Rights Reserved Worldwide.
READ MORE - Calcium and Vitamin Supplementation Reduce the Risk of Breast Cancer